Archive for January, 2008

tidak berujung

Saturday, January 19th, 2008

Jakarta, 20 Januari 2008….

Hanya berdua saja menempuh gurun pasir yang luas mencari pertolongan..

Tubuh yang teramat ringkih di atas punggung yang juga ringkih menerobos badai pasir dan angin yang dahsyat menggapai pertolongan…

Dan, tidak ada satupun yang dapat menolong sampai akhirnya tulang berbalut kulit itu akhirnya harus pergi untuk selamanya…

Aku hanya menjerit.. berteriak! Tapi tidak kunjung ada pertolongan.. Kami terdampar, sendiri… dan tidak berujung. Dan, memang hanya Engkau Yaa Rabb… Engkaulah penolong kami. Tolonglah kami Yaa Rabb…

Mataku sudah penuh dengan serpihan pasir gurun, tidak sanggup menatap lagi. Tubuhku sudah lemah tak berdaya, apalah dayaku.. Sahabatku sudah pergi meninggalkanku dengan segala penyesalannya..

Di gurun itu akhirnya jiwa kami berpisah menunggu untuk bisa bertemu lagi. Dan kini warisan tubuh ringkihnya di pangkuanku tersapu badai, tertutup debu.. Hampir-hampir kami terbang terbawa badai dahsyat…

Ya Allah… aku meraung sejadinya, pita suaraku putus sudah… jiwaku hampir melayang karena putus asa. Tolonglah kami Yaa Rabb… Ikhlaskanlah hati-hati kami semua atas kehendak-Mu..

Masih tidak berujung, dan kami harus terus berada di gurun itu. Jiwaku yang masih terperangkap di tubuh ringkih ini hanya sendirian menggapai pertolongan dan cinta-Nya yang tidak berujung pada hamba-Nya… siapapun, dimanapun, dan apapun.. Dan kami masih di sini, berdua, tanpa ujung..

il feel

Thursday, January 17th, 2008

pernah ngerasain il feel ga?? itu loh.. Ilang Feeling. Sebelumnya kita antusias banget tapi jadi hilang perasaan suka tersebut hanya dalam hitungan detik cuma gara-gara hal yang cenderung sepele. Hmm… Ya biasanya sih penyebab il feel itu sepele aja. Misalnya: ga sengaja sendawa abis makan…. Kelepasan buang angin… Ngorek-ngorek lubang hidung… atau malah karena ingin ngisiin pulsa. Nah, macem-macem khan??

Gimana ya rasanya kalau kitalah objek yang di- il feel- in oleh orang yang kita suka… Duh, kayaknya sedih banget kali ya. Biasanya korban il feel ini ga ngeh klo ada orang yang il feel ma dia.

Tapi tunggu dulu… Hati-hati kalau lagi il feel ma orang. Ga usah terlalu ekstrim tar berbalik jadi membutuhkan. Trus ga usah khawatir kalau di-il feel-in ma seseorang. Ya.. tar juga pasti kembali seperti semula cuma butuh waktu aja.

Il feel itu beda dengan benci… Menurut saya, il feel itu cuma respon atas ketidakpuasan seseorang terhadap perbuatan yang tidak disengaja oleh orang lain. Sifatnya hanya sementara.. sebentar. Ga akan memutuskan tali silahturahim. Hanya saja di saat Il feel, antusiasme seseorang jadi hilang. Akhirnya hubungan jadi hambar deh…

Finally… Il Feel itu bukan sebuah ancaman. Bisa diatasi dengan berjalannya waktu. So, jangan terlalu membesar-besarkan atau mendramatisasi Il Feel.. Karena sebenarnya Il Feel itu bukan hal yang patut dibesar-besarkan. Nikmati saat Il Feel dan bersyukur saat tidak Il Feel because nothing is perfect..

Insha Allah…